Detail Cantuman
Advanced SearchManuskrip
Pecut Samandiman
Pecut Klono Sewandono, dikenal pula sebagai Pecut Samandiman, merupakan artefak ikonik dalam pertunjukan Reog Ponorogo yang merepresentasikan kekuasaan, kesaktian, dan kendali spiritual seorang raja. Dimiliki oleh tokoh Prabu Klono Sewandono dari Kerajaan Bantarangin, pecut ini berbentuk tongkat rotan lurus yang dihiasi jebug atau pom-pom berwarna merah dan kuning, tersusun dalam jumlah ganjil sebagai simbol kekuatan magis. Dalam narasi Reog, pecut digunakan untuk menundukkan Singo Barong, makhluk berkepala harimau dan berbadan merak, yang melambangkan nafsu dan kekuatan liar. Secara simbolik, Pecut Samandiman tidak hanya berfungsi sebagai senjata fisik, tetapi juga sebagai lambang pengendalian diri, kepemimpinan yang bijak, dan warisan spiritual. Artefak ini memiliki nilai penting dalam studi organologi, tradisi lisan, dan representasi kekuasaan dalam seni pertunjukan Jawa Timur.
Ketersediaan
| No Exsemplar | Klasifikasi | Prodi | Lokasi Rak | Status |
|---|---|---|---|---|
| KK0145PPs | 394.5 PEC | Prodi Pedagogi S2 | (Reyog Corner) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
394.5 PEC
|
| Penerbit | : ., |
| Deskripsi Fisik |
120 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
394.5 PEC
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






